Mengenal DHIS2: Konsep, Gambaran Umum dan Implementasi

Kali ini bicara mengenai DHIS2 yuk, sebuah platform open source untuk sistem informasi kesehatan yang diadopsi oleh Kementerian Kesehatan, tepatnya melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Saat ini DHIS2 diimplementasikan di Indonesia dengan nama Satu Data Kesehatan dan dapat diakses dengan login di sini: http://data.kemkes.go.id/data.

Sejarah Singkat Implementasi DHIS2 di Indonesia

Apakah Anda termasuk yang skip-skip bagian Sejarah di artikel Wikipedia? Saya iya. Jadi daripada berpanjang-panjang saya ketik, silakan lihat bagaimana riwayat implementasi DHIS2 di Indonesia yang sudah dirangkum dalam Poster Implementasi DHIS2 di Indonesia ini ya (klik gambar di bawah untuk unduh). Atau bisa lihat videonya di bawah (atau klik di sini).

Namun secara umum, ada beberapa fase yang dilalui mulai dari perkenalan University of Oslo sebagai pengembang DHIS2 dengan Kementerian Kesehatan yang dibantu oleh UGM dan WHO, proses buy-in, capacity building, sampai dengan implementasi di 10 kabupaten/kota yang dimulai awal tahun 2017 dan dilanjutkan dengan kegiatan monitoring yang masih berkelanjutan sampai saat ini (April 2018).

Poster Implementasi DHIS2 di Indonesia - Aprisa Chrysantina

Konsep Implementasi DHIS2

DHIS2 merupakan aplikasi open source yang sudah diimplementasikan di lebih dari 60 negara sejak tahun 1990-an dan banyak lagi instansi dan organisasi. Salah satu yang teridentifikasi di radar saya adalah National Health Workforce Account (NHWA) global untuk SDM Kesehatan.

Salah satu kekuatan utama mengapa DHIS bisa sustain diimplementasikan di negara-negara berkembang adalah apa yang disebut networks of action yang berupa HISP (Health Information Systems Program) yang tersebar di beberapa benua dan negara di dunia, seperti Eropa (HISP pusat di Oslo), Afrika (HISP Tanzania, Uganda, Nigeria, Zambia) ataupun Asia (HISP Bangladesh, Vietnam, India). HISP merupakan jejaring yang memberikan asistensi teknis implementasi DHIS2 di berbagai negara. Saat ini implementasi DHIS2 di Indonesia juga didukung  HISP Tanzania dan HISP Vietnam. Lalu kapan kita bikin HISP Indonesia? Ada rencana, di dalam Roadmap dan honestly I can’t wait for it to happen :D (sabar mbak, hehehe…)

Lepas dari banyaknya fungsi yang terdapat dalam DHIS2, pendekatan implementasi yang digunakan di Indonesia adalah DHIS2 sebagai data warehouse dan alat visualisasi data. Idenya adalah banyaknya sistem pencatatan pelaporan kesehatan yang bersifat vertikal di Indonesia namun belum saling berkomunikasi satu sama lain. Padahal antar program ini, diperlukan koordinasi dan komunikasi untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran dan tajam, misalnya komunikasi antara program TB dan HIV, kemudian KIA dan imunisasi dan gizi, misalnya, dan lain sebagainya.

Pihak yang Terlibat dalam Implementasi DHIS2 di Indonesia

DHIS2 ini selain digawangi oleh Pusdatin Kemenkes (di tangan Bu Farida Sibuea, Kepala Sub Bidang Arsitektur Sistem Informasi), juga dibantu implementasinya oleh beberapa pihak seperti:

  • Core team DHIS2:
    • University of Oslo (UiO)
    • Universitas Gadjah Mada
    • Konsultan SIK Nasional
    • WHO
  • Konsultan Daerah (untuk 10 kabupaten/kota di 2017-Juni 2018)
  • Center of Excellence (awalnya 3 universitas, kemudian menjadi 9)
  • Global Fund

Banyaknya pihak yang terlibat dalam implementasi DHIS2 membuat dinamika seru tidak terkira, hihi… Tim UGM sendiri dari tahun 2010 sampai sekarang, sudah mengalami beberapa kali reformasi, mulai dari pak Anis dan mbak Annisa, hingga sekarang dilead oleh mas Gugu, dengan beberapa anggota tim termasuk saya.

Perkembangan Terbaru Implementasi DHIS2

Sejak Januari sampai April 2018 ini, beberapa kegiatan terkait DHIS2 yang meliputi:

    • kegiatan kunjungan supervisi dan monitoring di daerah
    • penyusunan berbagai dokumen seperti dokumen Lessons Learned dan Roadmap Implementasi DHIS2
    • pengembangan DHIS2 training instance dan platform khusus Indonesia (semacam DHIS2 Fundamental online training tapi Indonesia specific, mulai dari bahasa, dummy data dan peta, kasus, sampai kondisi implementasi di Indonesia)
    • persiapan ekspansi ke 50 kabupaten/kota melalui
      • pertemuan orientasi pengambil kebijakan (Decision Maker Orientation meeting)
      • pertemuan konsensus Center of Excellence (CoE)
      • training of trainer 20 provinsi dan 9 CoE

Cerita lebih lengkapnya akan saya bagikan di artikel lain (semoga waktu menulisnya bisa di-ada-ada-in, hehehe).

Berikut hasil survey kecil-kecilan yang saya lakukan terkait pemanfaatan DHIS2 di 10 kabupaten/kota. Jadi dari 10 wilayah tersebut, masing-masing diberi dukungan untuk implementasi di 10 Puskesmas (kecuali Makassar 14, dan Pare-pare 6). Secara sederhana, untuk mengukur pemanfaatannya ada 2 parameter yang digunakan: 1) adanya dashboard, 2) digunakan dalam pertemuan rutin. Tentu saja ini survei sederhana yang masih memiliki banyak ruang untuk diperdalam, salah satunya seperti yang sedang saya susun untuk tesis saya, hehe.

Pemanfaatan DHIS2 di Puskesmas (10 kab/kota per Maret 2018)- Aprisa Chrysantina

Jika menilik Roadmap DHIS2 ke depannya implementasi DHIS2 direncanakan akan diekspansi ke 400-an kabupaten/kota pada tahun 2022. Meskipun Roadmap tersebut belum final dan dirilis secara resmi, dengan demikian, penting bagi kabupaten/kota, provinsi, maupun fasilitas kesehatan untuk mulai mengenal apa itu DHIS2 ataupun mengetahui beberapa hal terkait implementasi DHIS2.

Silakan dilihat di video di bawah ya. Karena dibuatnya bulan Februari 2018, jadi sekarang sudah ada beberapa update, namun lumayanlah untuk memberikan pemahaman yang kilat terhadap DHIS2 :D Selamat menonton, dan bisa didengerin narasinya yang merdu (baca: medok, berhubung yang ngomong orang Jatul, jawa tulen, hehehe…).

Meskipun baru beberapa bulan ‘pacaran’ dengan DHIS2 (cie cie), yang jujur saja ya, waktu pertama kali dengar namanya tahun 2010 itu saya mualess banget buat ikut-ikutan, karena udah ruwet ngurusin proyek-proyek implementasi SIM kesehatan di dinas-dinas, RS, dan Puskesmas), tapi ternyata banyak sekali cerita yang sudah dialami DHIS2 di Indonesia, dan seru-seru yang ingin saya tulis seperti:

  • Proses integrasi sistem informasi lokal dengan DHIS2
  • Roll out package implementasi DHIS2 di Kab/Kota
  • Cara pemilihan visualisasi data
  • Kaidah monitoring dan evaluasi proyek dan program

Gimana, menarik nggak ya? Silakan ya kalau ada request-request, topik apa yang ingin diketahui tentang DHIS2 atau penguatan SIK secara umum. Bukan berarti saya paling tahu, tapi kalau ada yang saya tahu, bisa saya bagikan, atau kalau saya belum tahu, bisa saya carikan tahu, hehe.. Gitu kan? Biar bisa belajar sama-sama :)

Terimakasih sudah membaca. Senang sekali kalau bisa dapat komentar :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s