Sebuah Transformasi: 2009-2018

Tidak terasa blog yang menceritakan perjalanan belajar sistem informasi kesehatan ini sudah berumur 9 tahun. Saya buat pertama kali ketika bekerja di SIMKES FK UGM, dan setelah mangkrak beberapa tahun, saya hidupkan kembali ketika bekerja lagi di SIMKES FKKMK UGM. Ya benar, lama sekali, sampai fakultas tempat saya mendapat gelar sarjana dan bekerja pun berganti nama. Haha..

So, what happened along the way?

Tahun 2011, saya keluar dari SIMKES di Jogja dan pindah bekerja ke KNCV Tuberculosis Foundation di Jakarta sebagai M&E officer proyek TB CARE I Indonesia yang didanai USAID. KNCV adalah leading partner untuk proyek eliminasi TB yang dianggarkan sekitar 10 juta USD dan terdiri dari 7 collaborating partners, termasuk WHO, JATA, ATS, FHI360, dan The Union. Di situlah saya jatuh cinta pada monitoring dan evaluation. Saya mengambil online dan offline certificates tentang M&E dan data analysis, di Kenya dan Vietnam.

Lalu setelah pulang untuk melahirkan anak saya yang pertama, saya memutuskan untuk mengejar passion yaitu menggambar. Saya membuka bisnis desain online, beberapa produk saya cetak sendiri, tapi beberapa lainnya saya host-kan di online marketplace baik lokal (seperti Tees) maupun internasional (seperti Redbubble). Prinsip yang saya pakai adalah “fake it till you make it“. Saya belajar dari US-based pattern designers seperti Elizabeth Olwen dan Bonnie Christine di Skillshare dan UK-based pattern designer Rachael Taylor di Makeitindesign. Dan berbekal itu, saya menyebut diri saya dan mengunggah motif-motif lucu dan ilustrasi saya sebagai “pattern designer and illustrator”.

Secara rutin saya posting karya di Instagram dan Behance, sampai akhirnya saya mendapat kesempatan melukis mural untuk Cafe Brick Jogja (lihat videonya di sini) dan bekerja sebagai Pattern Designer di PT. Pupo Indonesia Lestari alias HappyDiapers, startup popok bayi premium bermotif lucu yang saat itu baru kekinian sekali di kalangan mamah2 cantik seperti saya (halah, wis to tit). Salah satu pencapaian saya yang lain di bidang desain adalah muncul di HighEndTeen Magazine.

Celebrations by Aprisa Chrysantina on HighEndTeen Magazine

It went well actually. Personally rewarding, at heart, financially, careerly (neologism detected). Tapi tampaknya, I wasn’t a good entrepreneur-boss for myself. Saya mulai memberikan diri saya target-target besar, beban-beban besar. Sampai suami memutuskan kalau saya sebaiknya kembali bekerja saja, dan kembali menggambar sebagai hobi. Saya ragu. Bisnis saya sedang tumbuh, saya sudah menemukan passion saya, lagipula tiga tahun bukan waktu yang sebentar untuk kembali lagi.

Namun, saya mengingat, selama itu, saya tidak benar-benar putus hubungan dengan dunia SIK. Di antaranya dengan menerjemahkan dokumen standar sistem informasi kesehatan nasional berkolaborasi dengan Pusdatin Kemenkes, menyelesaikan tesis S2 saya yang berkutat dengan SITT (Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu), dan menyajikannya dalam oral presentation di FIKI 2015 (Forum Informatika Kesehatan Indonesia). Suami saya pun meyakinkan, dengan kembali bekerja saya bisa tetap menggambar sebagai hobi, tanpa tekanan, dan lebih lagi, saya bisa berjalan-jalan gratis. (He definitely knows my soft spot :|).

Dan begitulah, September 2017 saya kembali ke SIMKES dan mendapatkan proyek ‘pertama’ saya yaitu menyusun Grand Design TI untuk Fakultas Kedokteran UGM dan RS Jejaring. Dari situ, saya juga ‘dikenalkan kembali’ pada Prof. Jørn Braa dari University of Oslo dan DHIS2 (lihat yaa, itu videonya saya yang bikin dalam waktu 3 jam hahaha..). This lovely and humble professor ini akhirnya menjadi pembimbing S3 saya di Department of Informatics, UiO dengan proyek penelitian DHIS2, dan topik health information use. Saat ini DHIS2 diimplementasikan di 10 kabupaten/kota, dan ke depannya di 50 kabupaten/kota. Apa artinya ini? Yepp, saya kembali berjalan-jalan, ke lebih banyak lagi provinsi di Indonesia, dan negara (hopefully! *crossing fingers*).

Lalu apa implikasi semua ini dengan blog yang sedang Anda baca?

Implikasinya, saya kembali ke dunia SIK. Dan saya akan menulis lagi. Bisa tentang SIK secara umum, bisa tentang DHIS2, bisa tentang pengalaman ber-S3 ria, bisa tentang duty trip saya, atau bagaimana saya mengobati kerinduan pada dunia desain. Terima kasih sudah membaca! Selamat datang (kembali), selamat menikmati, silakan tinggalkan komentar supaya dunia (atau setidaknya saya) tahu Anda pernah ke sini :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s