tita

Ayo Manfaatkan HealthMapper: Aplikasi Pemetaan Gratis

In Learning Path on January 25, 2010 at 1:29 pm

Apakah Anda bekerja di Dinas Kesehatan atau Puskesmas dan sedang menggambar peta cakupan pelayanan kesehatan di daerah Anda? Ataukah Anda seorang mahasiswa yang sedang pusing memetakan kasus karya ilmiah Anda yang rumit dengan ArcView atau ArcGIS?

Saya mengajak Anda untuk menggunakan HealthMapper :D

Aplikasi pemetaan kesehatan dari WHO, HealthMapper, sudah rilis sejak beberapa tahun lalu, tapi minggu lalu, saya browsing jurnal di PubMed dan BMC, ternyata jurnal yang ditulis dengan kata kunci “HealthMapper” masih bisa dihitung dengan jari. Setelah saya baca kedelapan jurnal itu, ternyata hanya satu yang betul-betul menggunakan HealthMapper dalam studinya.

Sayang sekali…

Padahal HealthMapper ini gratis lho, bisa didownload di situs WHO Internasional. Sudah ada built-in map dan built-in data nya pula, dengan kata lain, udah ada peta Indonesia di dalemnya, udah ada beberapa data juga di dalamnya (walaupun data tahun 2000, tapi kan tugas buat meng-update data dan peta itu kan bukan tugas WHO, tapi tugas yang punya Negara, masa nggak malu negaranya nggak update?). Selain itu, HealthMapper ini jauh lebih mudah dan sederhana dibandingkan ArcView dan ArcGIS.

Buat Anda yang tertarik mencoba, mungkin sekilas ulasan saya dan teman-teman fasilitator pelatihan HealthMapper di Wisma Makara Depok yang saya ikuti tahun 2009 kemarin ini dapat membantu (catatan, HealthMapper yang kami ulas adalah versi 4.3.5):

  1. HealthMapper gratis dan sederhana
  2. HealthMapper adalah aplikasi stand-alone, sehingga untuk sharing dan integrasi data baik dari kabupaten/kota ke provinsi ke tingkat nasional dan sebaliknya dibutuhkan secara manual memasukkan data melalui database HealthMapper (tidak bisa langsung, tapi mudah kok…). Kalau mau, bisa kontak saya (gayanyaaa hahaha, siapa tau saya bisa bantu).
  3. HealthMapper paling kompatibel dengan Windows XP (butuh special handling untuk Windows Vista) dengan dukungan Microsoft Office 2003 (butuh special handling juga untuk Microsoft Office 2007). HealthMapper tidak bisa dijalankan di Linux karena membutuhkan ActiveX.

Saat ini beberapa rekomendasi dari kami seperti pembuatan modul versi bahasa Indonesia dan pembuatan FAQ dan Troubleshooting saat ini sedang diwujudkan bersama-sama oleh Anis Fuad, Ari Handoko dan saya (saya nya kecil aja), atas prakarsa dari Subdit Bayi Depkes.

Bagaimana? Mulai terpikir untuk menggunakan HealthMapper?

Tunggu kabar dari saya selanjutnya ya!

XOXO ;)

Acknowledgement: Ari Handoko and Martya Rahmaniati for their kind cooperation. Boleh lho kalo mau nambahin mbak mas :P

Advertisements
  1. waa, sek nggo linuk kok ra ono? mbok usul kon gae nggo linuk ngunu…

  2. Kayaknya masih powerfull ArcGIS deh mbak…mungkin karen HM punyae WHO juga dan free…tetep semngat tuk kembangin

    • hehe, emang sih mas. yang jelas, healthmapper nggak bisa sendirian. kalau mau edit peta, bikin peta dan sebagainya memang lebih powerful ArcGIS. tapi untuk daily use untuk user yang nggak familiar dengan mapping software (misalnya staf dinkes, terutama yang tidak akrab dengan terminologi2 tentang data, misalnya dari Kesga, P2PL dll, yang hanya ingin melakukan overlay atau buffering), healthmapper ini cukup simpel.
      makasih masukannya mas mujiyanto :)

  3. wahhh… aku sih mending ngasih saran :
    ayooo manfaatkan Simpus Jojok untuk pemetaan kesehatan anda..

    hahaha….

  4. If I had a buck for every time I came here… Amazing post!

  5. makasih info nya, selama ini kebanyakan yg dipakai ARC View bajakan, karena kalo beli yg asli gak terjangkau harganya.
    Untuk Helathmapper ini berbasis desktop atau web base ?? outpu akhir filenya apa mbak?? JPEG ? atoSHP?

    • desktop based pak :)
      project bisa disave dalam bentuk file HPR (healthmapper project), tapi bisa juga disave dalam bentuk JPG.
      healthmapper ini bisa untuk mengedit file SHP termasuk peta juga pak, tapi tidak semudah ArcGIS. oiya, silakan kunjungi website saya yang pindah ke http://aprisa.web.ugm.ac.id ya pak..

    • oiya, pak purwanto dari ngawi ya?
      ikut pelatihan healthmapper dari dinkes jatim di sidoardjo akhir juli ini tidak pak?

  6. bagaimana cara penggunaannya, mohon bantuannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: