tita

Archive for September, 2009|Monthly archive page

Implementasi Google Health di Indonesia

In Learning Path on September 28, 2009 at 7:58 pm

Pertama kali dirilis tahun 2006, Google Health yang dapat diakses di https://www.google.com/health berawal dari gagasan untuk menyimpan dan memanajemen data terkait kondisi kesehatan seseorang dalam format yang lebih praktis. Aplikasi kesehatan gratis buatan Google ini dapat digunakan oleh seluruh pemilik akun Google (dan diklaim aman oleh Google). Terlepas dari isyu privasi, keamanan dan lain-lain, bagaimana dengan implementasi Google Health di Indonesia? Pertama, siapkah kita?

Google sendiri adalah sebuah korporasi yang bermarkas di US, sebuah negara dengan sistem kesehatan yang telah “tertata rapi”. Salah satu fitur aplikasi Google Health di antaranya adalah mengimpor rekam medis (dari fasilitas pelayanan kesehatan yang berafiliasi dengan Google atau memasukkannya secara manual jika fasilitas pelayanan kesehatan kita belum bekerja sama dengan Google Health).

Jika entry data/informasi kesehatan dilakukan dengan baik dan teratur, dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna (dan jika diinginkan, dokter yang melayani pengguna) dengan mudah dapat memantau riwayat medisnya. Pengguna juga dapat melihat kemungkinan interaksi obat yang sedang, telah atau akan dikonsumsinya. Google Health akan memberikan pemberitahuan mengenai kemungkinan interaksi obat tersebut.

Masih tentang obat, obat atau medikasi yang akan dimasukkan ke dalam profil pasien tersebut juga dapat berupa merk obat yang sudah terdapat di register Google Health (obat yang dipasarkan di US) atau diisikan secara manual. Untuk obat yang diisikan dengan cara kedua, analisis interaksi obat belum dapat dilakukan.Namun hal ini dapat diantisipasi dengan cara memasukkan komposisi obat tersebut alih-alih merk obat. Satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah :

“Fungsi Google Health adalah untuk membantu penggunanya menyimpan dan memanajemen informasi kesehatannya, dan mempermudah aksesnya, bukan untuk membuat keputusan medis”

Fasilitas yang terdapat dalam Google Health dapat dimanfaatkan secara optimal ketika sistem dokter keluarga (family physician), sistem asuransi kesehatan (health insurance system), sistem informasi kesehatan telah berjalan dengan baik dan masyarakat telah sadar dan paham akan kesehatan, rekam medis dan hak-hak pasien terkait dengan rekam medis dan kesehatan.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan no. 269 tahun 2008, rekam medis merupakan milik pasien dan bersifat rahasia. Sehingga rekam medis dapat memberikan manfaat bagi pasien tersebut secara legal, medis maupun kepentingan lainnya. Sifat rahasia rekam medis bersifat tidak absolut, artinya rekam medis dapat dibuka untuk kepentingan hukum, ilmu pengetahuan atau berdasarkan permintaan atau izin dari pemilik (pasien yang bersangkutan). Pasien juga berhak untuk memiliki salinan rekam medisnya, namun hak yang satu ini jarang sekali diketahui dan digunakan oleh pasien. Sehingga memiliki rekam medis secara online di aplikasi online seperti Google Health adalah salah satu hak pasien.

Sedangkan yang termasuk di dalam sistem informasi kesehatan adalah sistem pencatatan kesehatan seperti pencatatan obat yang dibeli oleh pasien di apotik, pencatatan rekam medis elektronik di klinik dan sebagainya. Google Health bekerja sama secara non komersial dengan beberapa instansi kesehatan seperti klinik dan apotik di US terkait dengan rekam medis pasien seperti. Fitur impor data dari instansi-instansi tersebut ini tentu saja didukung oleh sistem pencatatan kesehatan elektronik yang telah tertata baik. Fitur impor ini tentu saja belum dapat digunakan secara optimal (atau mungkin malah tidak sama sekali) oleh masyarakat Indonesia pengguna Google Health.

Berikut beberapa tautan terkait dengan rekam medis online dan Google Health yang sekiranya dapat memberikan masukan yang berguna :

1. Akhirnya Datang Juga: Google Health
http://anisfuad.wordpress.com/2008/05/21/akhirnya-datang-juga-google-health/

2. Google Health About
http://www.google.com/intl/en-US/health/about/index.html

3. Google Health – How to implement it in Singapore (or other countries) http://bleongcw.typepad.com/simple_is_the_reason_of_m/2008/05/google-health.html

4. Feature Baru Google Health

http://www.chip.co.id/internet-networking/feature-baru-google-health.html

5. Online Health Records: What’s the Big Deal?

http://www.accessmyhealth.org/documents/How%20safe%20are%20my%20records.pdf

6. Americans Overwhelmingly Believe Electronic Personal Health Records Improve their Health
http://www.connectingforhealth.org/resources/ResearchBrief-200806.pdf

Post ini diambil dari blog saya sebelumnya. Saya sedang menimbang-nimbang kelebihan dan kekurangan kedua blog tersebut untuk dinobatkan sebagai blog permanen ;) Mohon masukannya ya..

Celoteh selepas Kuliah Perdana IKM

In Daily Blurbs on September 28, 2009 at 3:31 pm

Yossh!

Kuliah perdana yang sempat menggonjang-ganjingkan dunia sekretariat IKM FK UGM itu akhirnya rampunglah sudah. Diadakan di University Club Gadjah Mada, dipenuhi mahasiswa baru S2 IKM, dan staf yang berseragam batik cokelat muda. Selama proses berlangsung, aku berusaha menenteramkan diriku yang kepanasan dalam seragam batik itu, seragam batik ukuran Double Small yang masih perlu kukecilkan untuk menyesuaikan dengan badanku yang lebih kecil lagi (I’m not that small, it’s the uniform. Trust me. Thank you).

Dan sekarang, saatnya untuk meng-compile notulensiku yang acak-acak itu menjadi lebih indah dan terstruktur (masih dengan batikku yang sumuk tapi nggak kebesaran). Happy working all, happy first day work after Ied holiday!

…..

PS : pheew, otakku belum bener2 on untuk nulis sesuatu yang terdengar keren ataupun bermutu. hehehe… This new week is exciting yet gonna be interesting I think… since I’m gonna be a new student too in different faculty :)

Membuat Akun di WordPress

In Daily Blurbs on September 11, 2009 at 9:33 am

Ngeliat blog Pak Ugik di WordPress, dan dengan lincahnya beliau nulis-nulis tentang SIKNAS, bikin aku gemes buat bikin akun di WordPress juga. Akhirnya, jadilah akun WordPress ini, masih dalam tahap konstruksi, tapi akan diusahakan segera selesai dan layak tampil di monitor anda.

Sebelumnya aku udah pernah juga bikin akun di Multiply sama Blogspot, tapi terus terang WordPress nggak menarik hatiku karena tampilannya yang “simbah-simbah” banget. Tapi akhirnya aku memutuskan, baiklah, aku memang mulai nyimbah, oleh sebab itu, maka aku akan belajar bikin blog bermutu yang agak nyimbah. Lagipula aku biasa utik-utik dan update website SIMKES yang pake WordPress juga. Mosok sih nggak isa menahan kebeteanku terhadap garingnya WordPress? Hihi…

Aku emang nggak mastering CSS atau HTML, tapi WordPress ini yang mengganggu adalah aku nggak bisa ngedit CSSnya. Udah aku puter-puterin ni WordPress ke mana-mana, tapi kata si WP kalo aku mau ngesave CSS baruku aku harus beli Custom CSS apa gitu.. Weleh.. Apa aku yang katrok ya? Ah baiklah, sementara gini dulu aja. Karena nggak ada yang mengucapi aku selamat datang di WP selain Hello World defaultnya si WP, maka aku akan mengucapkan selamat datang pada diriku sendiri. Hehe… Selamat datang di WP, Tita!! Hahahaha…